Menu

18 April 2026 redaksi@saudagarmuslim.news
Ketaqwaan, Kearifan dan Kewirausahaan
Opini

Persatuan Ummat: Menenun Kembali Pilar Kebangkitan Islam

Baidillah Sahabbuddin 29 Maret 2026 7 kali dibaca
Persatuan Ummat: Menenun Kembali Pilar Kebangkitan Islam

Oleh : Baidillah Sahabuddin, Pengurus ISMI dan MUI Sulsel

SaudagarMuslim.news -- Sejarah telah mencatat dengan tinta emas bahwa kejayaan Islam di masa lampau bukanlah hasil dari kerja individu atau kelompok yang terfragmentasi. Sebaliknya, peradaban yang membentang dari Andalusia hingga Nusantara itu berdiri di atas fondasi kokoh bernama ukhuwah (persaudaraan).

Namun, menatap realitas hari ini, kita mendapati pemandangan yang kontras: ummat yang besar secara kuantitas, namun rapuh dalam kohesi.

Padahal persatuan bukan sekadar pilihan strategis, melainkan pilar eksistensial bagi kebangkitan Islam dari berbagai perspektif. Karena dalam kacamata iman, persatuan bukanlah anjuran opsional, melainkan perintah fundamental. Al-Qur'an secara eksplisit mengibaratkan ummat sebagai satu tubuh atau bangunan yang saling menguatkan.

"Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai..." (QS. Ali Imran: 103). Refleksi atas ayat ini menyadarkan kita bahwa ibadah vertikal kepada Tuhan menjadi tidak sempurna jika hubungan horizontal antar-manusia (hablum minannas) retak.

Kebangkitan Islam mustahil tercapai jika energi ummat habis tersedot dalam konflik internal yang memperdebatkan cabang-cabang kecil (furu’iyah), sementara pokok-pokok besar (ushul) diabaikan.

Secara historis pun, bahwa setiap kali peradaban Islam mengalami kemerosotan, faktor utamanya hampir selalu sama: perpecahan internal. Ketika ego sektarian, fanatisme golongan (ashabiyah), dan perebutan kekuasaan merajalela, kekuatan kolektif melemah.

Apalagi para pakar sosiolog, memastikan secara teori persatuan menciptakan apa yang disebut sebagai social capital atau modal sosial.

Dalam persatuan, terdapat pembagian peran yang harmonis. Ilmuwan, pengusaha, ulama, dan politisi Muslim yang bersatu akan membentuk ekosistem yang mandiri. Tanpa persatuan, potensi besar ini hanyalah deretan angka yang tidak memiliki daya tawar di kancah global.(*)

*) Selengkapnya di

Sapa Baidi - Persatuan Ummat

Tags:

Bagikan:

Baidillah Sahabbuddin

Baidillah Sahabbuddin

Pengurus ISMI Sulsel

Konten Terkait