MAKASSAR, SaudagarMuslim.news – Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Wilayah Sulawesi Selatan menggelar pertemuan akbar bertajuk Halalbihalal Saudagar Muslim di Hotel Claro, Makassar, Minggu (29/3/2026), pagi ini.
Acara ini menjadi momentum krusial untuk mempererat jejaring bisnis sekaligus mengonsolidasi kekuatan ekonomi umat pasca-Ramadan 1447 H.
Selain jajaran pengurus ISMI Sulsel dan kabupaten kota se-Sulsel, kegiatan ini dihadiri juga tokoh agama, pengurus Ormas Islam, pejabat Makassar dan Sulsel, akademisi, dan ratusan pengusaha muslim se-Sulawesi Selatan.
Ketua ISMI Sulsel HM Yasin Azis menegaskan bahwa Halalbihalal bukan sekadar seremoni rutin, melainkan langkah strategis untuk membangun ekosistem usaha yang mandiri dan berdaya saing global.
"Berkumpul bukan hanya untuk bersilaturahmi secara fisik, tetapi untuk menyatukan visi. ISMI adalah wadah bagi para saudagar untuk saling menguatkan. Kita ingin memastikan bahwa ekonomi umat di Sulawesi Selatan tumbuh secara inklusif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Yasin Azis.
Salah satu agenda dalam rangkaian kegiatan halal bil halal peluncuran (launching) "Spirit Saudagar Muslim" karya HM Yasin Aziz dan launching media official ISMI Sulsel, SaudagarMuslim.news.
Kehadiran literasi dan platform digital ini diproyeksikan sebagai pusat informasi, edukasi, dan promosi bagi produk-produk unggulan anggota ISMI.
Sekretaris ISMI Sulsel, Tahir Burhan, menambahkan bahwa peluncuran media ini merupakan jawaban atas tantangan era digital.
"Kami ingin saudagar muslim di Sulsel tidak hanya tangguh di pasar konvensional, tetapi juga menguasai pasar digital. Media official ini akan menjadi jembatan informasi dan kolaborasi antaranggota secara lebih cepat dan luas," tambahnya.
Acara semarak dengan penampilan memukau dari kelompok paduan suara mahasiswa berprestasi internasional, PSM Universitas Hasanuddin (Unhas), yang membawakan lagu-lagu bernuansa religi dan budaya.
ISMI sebagai organisasi pengusaha muslim lahir dari rahim organisasi besar seperti MUI, NU, Muhammadiyah, dan ICMI.
ISMI diharap menjadi motor penggerak kebangkitan bisnis syariah dan ekonomi Ummat.
Halalbihalal diharapkan mampu melahirkan kerja sama bisnis (business matching) baru antar pengusaha dan mempertegas posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia Timur.(fir)